BOLA BASKET
Permainan bola basket (basket ball) adalah permainan yang dimainkan oleh dua regu putra maupun putri yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain. Permainan ini bertujuan mencari nilai/angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke keranjang basket lawan dan mencegah lawan untuk mendapatkan nilai. Dalam memainkan bola pemain dapat mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkan atau menggiring bola ke segala penjuru dalam lapangan permainan. Tujuan permainan bola basket adalah memasukkan bola ke keranjang lawan dan menjaga keranjang sendiri agar tidak kemasukan bola. Untuk dapat memainkan bola dengan baik perlu melakukan teknik gerakan dengan baik. Gerakan yang baik menimbulkan efisiensi kerja dan berkat pembelajaran yang teratur mendapatkan efektivitas yang baik pula.
Permainan bola basket merupakan permainan yang gerakannya sangat kompleks, yaitu gabungan dari jalan, lari, lompat, serta unsur kekuatan, kecepatan, ketepatan, kelenturan, dan lain-lain. Untuk melakukan gerakan-gerakan bola basket dengan baik perlu melakukan teknik gerakan dengan baik. Gerakan yang baik menimbulkan efisiensi kerja dan berkat pembelajaran yang teratur mendapatkan efektivitas yang baik pula.
Sejarah permainan bola basket pertama kali diciptakan oleh Dr. James A. Naismith pada tahun 1891 atas anjuran Dr. Luther Halsey Gulick. Dr Luther menganjurkan kepada Dr. Naismith untuk menciptakan permainan baru yang dapat dimainkan di dalam gedung, mudah dimainkan, mudah dipelajari dan menarik. Pada mulanya Dr. Naismith menggunakan keranjang sebagai sasarannya, maka permainan baru ini dinamakan basket ball. Pada tahun 1924 permainan bola basket didemostrasikan pada olimpiade Prancis. Pada tanggal 21 Juni 1932 atas prakarsa Dr. Elmer Beny, direktur sekolah olahraga di Jeneva diadakan konferensi bola basket. Dalam konferensi ini terbentuklah Federasi Bola Basket Internasional yang diberi nama Federation Internasionale de Basketball Amateur (FIBA). Pada tahun 1936 untuk pertama kali permainan bola basket dipertandingkan dalam olimpiade di Jerman, yang diikuti oleh 21 negara.
Permainan bola basket masuk ke Indonesia setelah perang dunia II dan dibawa oleh para perantau Cina. Pada PON I di Surakarta bola basket telah masuk dalam acara pertandingan. Pada tanggal 23 Oktober 1951 berdirilah Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (PERBASI). Pada tahun 1953 PERBASI diterima menjadi anggota FIBA. Pada tahun 1955 perpanjangan PERBASI diubah menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia dengan singkatan tetap PERBASI.
Teknik Dasar Permainan BOLA BASKET
erdapat beberapa tekhnik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain basket diantaranya Cara memegang bola, menangkap bola, mengoper atau melempar bola, menggiring bola (dribbling ball), Pivot atau memoros, Shooting, dan Lay-up. Berikut ini penjelasannya...
Memegang bola basket
Dalam memegang bola basket harus diperhatikan hal-hal berikut ini:
Menangkap bola
Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada. Caranya:
Mengoper atau melempar
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu
Menggiring bola (dribbling ball)
Dribbling ball adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu:
Pivot
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat. Ada tiga alternatif gerakan yang bisa dilakukan:
a. Pivot kemudian dribble (membawa bola)
b. Pivot kemudian passing (melempar bola)
c. Pivot kemudian shooting (menembakan bola)
Shooting
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
Memegang bola basket
Dalam memegang bola basket harus diperhatikan hal-hal berikut ini:
- Sikap tangan membentuk mangkok besar.
- Bola berada di antara kedua telapak tangan.
- Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola.
- Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan.
- Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
Menangkap bola
Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada. Caranya:
- Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks.
- Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola.
Mengoper atau melempar
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu
- Melempar bola dari atas kepala (over head pass).
- Melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan.
- Melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribbling ball)
Dribbling ball adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu:
- Dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan.
- Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola.
- Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan.
Pivot
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat. Ada tiga alternatif gerakan yang bisa dilakukan: a. Pivot kemudian dribble (membawa bola)
b. Pivot kemudian passing (melempar bola)
c. Pivot kemudian shooting (menembakan bola)
Shooting
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
"
SEPAK BOLA
Pengertian Permainan Sepak Bola
Sepak Bola berasal dari dua kata yaitu "sepak" dan "bola". Sepak atau menyepak dapat diartikan menendang (menggunakan kaki) sedangkan "bola" yaitu alat permainan berbentuk bulat dengan bahannya karet, kulit atau sejenisnya.
Jadi secara singkatnya arti dari permainan sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemain, dengan sasaran gawang dan betujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan/mencetak sebuah gol dan memenangkan permainan.
Teknik Dasar Permainan Sepak Bola
1. Teknik menggiring dilanjutkan menembakkan bola ke gawang
Cara melakukan latihannya yaitu sebagai berikut.
a. Dari tengah lapangan, pemain menggiring bola dengan berlari menuju arah gawang.
b. Sampai daerah batas hukuman, bola dikontrol dan ditembakkan sekeras-kerasnya serta di upayakan agar masuk ke gawang.
c. Latihan menggiring dan menembakkan bola ke arah gawang dapat dilakukan dengan kaki kiri dan kanan secara bergantian.
2. Teknik mengoper bola kepada teman yang berada di muka gawang
Mengoper atau mengumpan dalam permainan sepak bola dapat kita lakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan kaki bagian dalam, bagian luar, ujung kaki, dan punggung kaki. Dalam latihan teknik mengoper, pemain harus dapat merasakan bagaimana perkenaan kaki dengan bola. Dalam teknik ini kaki tumpu perlu diperhatikan sebab ke mana arah ujung kaki tumpu, ke sanalah arah bola yang akan dioperkan.
Dalam pelajaran kali ini pemain akan berlatih mengoper bola kepada teman yang berada di muka gawang. Cara melakukan latihannya sebagai berikut.
a. Dari garis tengah pinggir lapangan, salah seorang siswa menggiring bola ke depan.
b. Dari jarak kurang lebih 30 meter ke gawang, bola dioperkan kepada teman yang telah siap di depan gawang.
c. Latihan ini dilakukan dari sebelah kiri dan kanan gawang secara bergantian.
Peraturan Permainan Sepak Bola
Permainan sepak bola dimainkan oleh dua regu dengan tiap regu berjumlah 11 orang pemain, terdiri dari 1 penjaga gawang dan 10 pemain diantaranya adalah pemain bek, pemain tengah, dan penyerang. Permainan ini dilakukan dalam 2x45 menit waktu normal, dan dipimpin oleh seorang wasit dan dibantu oleh 2 orang hakim garis. Tujuan permainan sepak bola adalah memasukkan bola ke gawang lawan. Regu/tim yang paling banyak mencetak gol maka dinyatakan menang dalam sebuah pertandingan.
1). Pengertian
Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas.
2). Sejarah
Manusia sudah berenang gaya dada sejak Zaman Batu seperti digambarkan dalam lukisan di Gua Perenang, dekat Wadi Sora, Mesir barat daya. Gerakan kaki gaya dada diperkirakan meniru gerakan berenang katak. Di lukisan dinding yang dibuat orang Assyria dan lukisanrelief yang ditemukan di Babilonia
Pada tahun 1538, seorang profesor ilmu bahasa berkebangsaan Jerman bernama Nicolas Wynman menerbitkan buku berenang yang pertama, Colymbetes. Tujuannya menulis buku bukan untuk mempromosikan berenang, melainkan untuk mengurangi bahaya tenggelam. Meskipun demikian, buku tersebut berisi cara belajar gaya dada.Pada tahun 1696, pengarang Perancis Melchisédech Thévenot menulis buku The Art of Swimming yang menjelaskan berenang gaya dada yang serupa dengan gaya dada sekarang ini. Salah seorang dari pembacanya adalah Benjamin Franklin.
Lomba renang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang memakai gaya dada. Dalam lomba renang tahun 1844 di London, sejumlah perenang suku Indian ikut serta. Perenang Inggris menggunakan gaya dada sementara perenang suku Indian berenang gaya bebas. Hingga tahun 1873, orang Inggris lebih senang berenang gaya dada.
Pada tahun 1875, Kapten Matthew Webb berhasil mencatatkan diri sebagai orang pertama yang berenang menyeberangi Selat Inggris. Selat selebar 34,21 km itu diseberanginya dengan berenang gaya dada selama 21 jam 45 menit.
Olimpiade St. Louis 1904 adalah Olimpiade yang pertama kali mempertandingkan nomor gaya dada secara terpisah untuk jarak 440 yard
Teknik-teknik Gaya Dada
1. Latihan Gerakan Meluncur
Gerakan meluncurkan merupakan teknik yang harus dikuasai oleh setiap perenang. Langkah pertama ini penting untuk kita ketahui dan kita kusai karena meluncur dapat menghilangkan rasa takut ketika berada di dalam air, dapat menyesuaikan suhu, dan juga tentunya dapat menghilangkan resiko terkenanya cidera. Berikut cara meluncur saat akan melakukan renang.
a. Pertama yaitu berdirlahi di pinggir kolam dengan salah satu kaki menempel pada dinding kolam.
b. Posisi badan dibungkukan sehingga tampak sejajar dengan permukaan air, lalu kedua belah tangan diluruskan dan mengapit telingga.
c. Tolakan kaki yang berada di dinding kolam kuat-kuat, lalu tubuh atau badan akan meluncur ke depan.
d. Kedua lengan dan kedua kaki lurus ke depan.
e. Posisi badan berada di permukaan air (stream line) dengan tubuh lurus dan jagalah keseimbangan.
2. Latihan Gerakan Kaki
Untuk berlatih gerakan kaki pada renang gaya dada dapat Anda simak langkah-langkah berlatih gerakan kaki saat renang gaya dada berikut.
a. Posisi badan terlungkup atau tengkurap.
b. Berpeganganlah pada dinding kolam reanang.
c. Posisi kepala berada di permukaan air dan kedua kaki dalam posisi lurus.
d. Kedua kaki ditarik ke arah samping lalu kedua kaki diluruskan kembali, seperti pada kaki katak ketika sedang berenang.
e. Saat kedua kaki diluruskan buatlah lecutan pada saat kaki ditutupkan.
f. Kondisi kedua kaki rileks.
g. Lakukanlah secara terus menerus dan berulang ulang sampai Anda menguasainya dengan baik.
3. Latihan Gerakan Tangan
Untuk mengetahui cara melatih gerakan tangan pada renang gaya dada dapat Anda simak berikut ini.
a. Letakan kedua kaki pada dinding kolam.
b. Luruskan kedua tangan dan posisi kepala keluar dari permukaan air.
c. Tariklah kedua tangan secara bersama ke arah dada bawah sambil telapak tangan mengayuh air.
d. Pada latihan gerakan tangan ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan bantuan papan peluncur.
4. Latihan Mengambil Nafas
Untuk melakukan pernafasan pada renang gaya dada ini dapat Anda lakukan pada saat kedua tangan di tarik ke bagian samping, lalu kepala diangkat ke atas sambil mengambil udara. Untuk mengeluarkannya dapat Anda keluarkan di dalam air secara perlahan-lahan.
KESIMPULAN MAKALAH AKUATIK
Renang merupajan cabang dari salah satu olah raga air yang telah di perlombakan sejak tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang. Adapun bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di "gua perenang" yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari 2000 SM. Berenang mempunyai beberapa macam gaya diantaranya yaitu gaya bebas, gaya punggung, gaya dada dan gaya kupu-kupu.
Gaya berenang tersebut mempunyai cirri khas tersendiri dan teknik yang berbeda-beda untuk dapat mencapai kecepatan dalam berenang yang maksimal. Berenang dapat membugarkan tubuh dan untuk yang professional dapat mencetak prestasi dari tingkat nasional maupun internasional.
Namun sebaiknya dalam memulai dan sesudah nya agar tubuh tidak terjangkit efek buruk dari berenang seperti kejang-kejang. Adapun manfaat berenang itu sendiri adalah meningkatkan kualitas jantung dan peredaran darah, meningkatkan kapasitas vital paru – paru dan mempengaruhi otot mejadi berisi











Tidak ada komentar:
Posting Komentar